PEMANFAATAN LIMBAH Fe(III) DARI INDUSTRI PENGETSAAN SEBAGAI BAHAN PENAMBAH KUALITAS SINTESIS GENTENG KERAMIK

PDF
Full Text
Eva Vaulina Yulistia Delsy, Dwi Kartika, Wilma Aziza

Abstract


Limbah dihasilkan dari berbagai macam kegiatan manusia, di antaranya dari bidang industri. Salah satu Industri yang menghasilkan limbah adalah industri pengetsaan  yang bergerak di bidang cetak relief seperti industri percetakan, industri pengrajin logam, dan industri pengrajin lencana. Limbah yang dihasilkan mengandung senyawaan anorganik dan asam-asam kuat seperti H2SiF6, HNO3, dan FeCl3. Senyawa anorganik banyak berperan dalam industri genteng keramik terutama dalam hal kualitas genteng. (Darmono, 2009).  Limbah FeCl3 yang dihasilkan dari kegiatan pengetsaan digunakan pada penelitian ini sebagai bahan penambah kualitas pembuatan genteng keramik dari tanah lempung Desa Kalijaran, Purbalingga.  Limbah dikontakkan dengan tanah yang akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan genteng, divariasikan menjadi limbah yang tidak diencerkan dan limbah yang diencerkan. Lempung dibuat variasi ukuran butir 60, 80, 100, 140, dan 230 mesh, sedangkan variasi waktu yang dilakukan adalah 30-100 menit  agar diketahui ukuran partikel dan waktu optimum ketika terjadi penyerapan maksimal logam Fe (III).  Hasil penelitian menunjukkan ukuran partikel dan waktu optimum untuk pengontakan lempung dengan kedua variasi limbah yaitu pada ukuran partikel 80 mesh dengan waktu 70 menit. Uji sifat fisik pada genteng-Fe memenuhi semua standar SNI dan diketahui genteng dengan kualitas terbaik yaitu menggunakan lempung yang telah dikontakkan dengan limbah yang dibuat 1000 kali pengenceran.  Uji pelucutan Fe(III) pada badan genteng oleh air hujan dan air laut menunjukkan bahwa laju rata-rata pelucutan badan genteng yang  direndam dengan limbah yang diencerkan sebesar 68 ppb/ hari dan 55 ppb/hari sedangkan untuk badan genteng yang direndam dengan limbah yang tidak diencerkan sebesar 72,2 ppb/ hari dan 56 ppb/hari

Keywords


Limbah Fe, pengetsaan, genteng keramik

References


Adamson, A.W., 1990, Physical Chemistry of Surface, John Wiley&Sons, Inc, California.

Afidah, A., 2001, Pembuatan dan Karakterisasi Keramik dari Lempung, Limbah Gelas Lunak dan Limbah Logam B3. FMIPA-ITS, Surabaya.

Bahri, S., Muhdarina, A., Fitrah, 2010, Lempung Alam Termodifikasi Sebagai Adsorben Larutan Anorganik : Kesetimbangan Adsorpsi Lempung Terhadap Ion Cu2+, Jurnal Sains dan Teknologi 9 (1): 9-13.

Darmono. 2009. Tinjauan Kualitas Genteng Bergelasir Produk Unit Uji di Universitas Negeri Yogyakarta Berdasarkan Hasil Uji Laboratorium Bahan Bangunan. Jurnal Inotek, Volume 13, Nomor 2, Agustus 2009.

Departemen Pekerjaan Umum, 1978, Peraturan Genteng Keramik Indonesia NI-19, Departemen Pekerjaan Umum (Direktorat Penyelidikan Masalah Bangunan), Bandung.

Rasma, A., A. Setiati, Subari, 2011, Identifikasi Kualitas Produk Genteng Keramik Produksi Industri Kecil di Wilayah Aceh, Jawa dan Nusa Tenggara Barat Berbasis Standar Nasional Indonesia (SNI), Jurnal Standarisasi Vol. 13 No. 2, Balai Besar Keramik, Bandung.

Sarifin, 2008, Sintesis dan Karaktersasi Genteng Keramik Sokka Kebumen melalui Proses Pemadatan Lempung dengan Limbah Logam Cr Electroplating. Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto

Sanjaya, I.P.A., 2009, Pengaruh Jumlah Penggilingan Tanah Liat Sebagai Bahan Pembuat Genteng Terhadap Karakteristik Genteng Keramik Darmasaba, Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 13 No. 1, Universitas Udayana, Denpasar

Tugino, 2011, Kajian Kualitas Genteng Keramik dengan Penambahan Pasir Sungai (Studi Kasus Pasir Sungai Blorong, Boja, Kabupaten Kendal), Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, Nomor 1, Volume 13 hal: 21-30.




DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.jm.2015.10.2.3

Metric logoArticle Metrics


This article has been viewed: 1282 (times)
PDF file viewed / downloaded: 236 (times)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Molekul

Logo Unsoed

Molekul

Jurnal Ilmiah Kimia
Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences,
Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.